Postingan

Peran Kelomlok KKM 41 dalam membantu Kelancaran Pelayanan Desa dan Membangun Hubungan Mahasiswa KKM dengan Masyarakat

Gambar
           Sejak tanggal 5 Januari, Kelompok 41 KKM UIN Malang melaksanakan piket membantu Balai Desa Gubugklakah. Piket ini dilakukan setiap hari Senin sampai Jumat sesuai jam operasional balai desa, yaitu pukul 08.00 hingga 13.00. Kegiatan yang kami lakukan meliputi membantu aktivitas administrasi balai dess serta siap siaga ketika dibutuhkan oleh warga maupun tamu yang datang. Piket balai desa ini menjadi bentuk pengabdian kami kepada Desa Gubugklakah sekaligus amanat langsung dari Kepala Desa Gubugklakah, Bapak Nur Mahiryono, yang kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab hingga tuntas.         Balai desa sebagai pusat pelayanan masyarakat membutuhkan dukungan agar pelayanan berjalan optimal. Kehadiran mahasiswa KKM diharapkan dapat membantu meringankan beban kerja perangkat desa sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi kami. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepad...

Pendampingan Pendidikan Al-Qur’an Berbasis Metode Tilawati di TPQ Baiturrohim Gubugklakah oleh Kelompok 41 KKM UIN Malang

Gambar
       Setiap sore di Gubugklakah, TPQ Baiturrohim selalu ramai oleh suara anak-anak yang mengaji. TPQ ini dipimpin oleh Umi Musannadah, S.Pd.I, yang dengan sabar membersamai para santri dari Sabtu sampai Rabu (Kamis dan Jumat libur). Jumlah santri aktifnya kalau lengkap bisa mencapai sekitar 140 anak, dengan pembagian kelas yang beragam ada yang 10, 15, sampai 20 anak per kelas. Tingkatan belajarnya pun lengkap, mulai dari kelas Kitab, Juz Amma, sampai Al-Qur’an. Kelompok 41 KKM UIN Malang ikut terlibat langsung dalam kegiatan belajar di TPQ ini. Pola pengajarannya sederhana tapi tertata. Awalnya guru membaca dan anak-anak mendengarkan, lalu guru membaca dan anak-anak menirukan, setelah itu anak-anak membaca sendiri. Di tahap akhir, setiap santri maju satu per satu untuk menunjukkan bacaannya sesuai halaman masing-masing. Menjelang pulang, sekitar sepuluh menit terakhir dipakai buat mengulang hafalan. Biasanya anak-anak diberi pertanyaan ringan seputar surat-surat p...

One Day One Juz sebagai Sarana Ikhtiar Sederhana Kelompok 41 KKM UIN Malang Mendekatkan Diri pada Al-Qur’an

Gambar
     Berawal dari niat sederhana untuk tetap menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an di tengah padatnya kegiatan KKM, Kelompok 41 UIN Malang melaksanakan kegiatan keagamaan berupa One Day One Juz. Kegiatan ini merupakan program mengaji Al-Qur’an satu hari satu juz yang dilakukan secara rutin oleh seluruh anggota KKM Kelompok 41. Setiap harinya, kegiatan mengaji dilakukan secara bergilir berdasarkan pembagian kelompok, di mana satu kelompok terdiri dari empat orang. Dengan sistem tersebut, setiap hari terdapat empat anggota yang bertugas membaca Al-Qur’an hingga satu juz selesai.       Kegiatan One Day One Juz ini dilaksanakan di Mushola Sunan Ampel, Desa Gubugklakah, dan dilakukan setiap hari pada waktu ba’da ashar, mulai pukul 15.30 hingga selesai. Program ini dimulai pada tanggal 28 Desember 2025 dan berjalan secara konsisten hingga mencapai khataman Al-Qur’an pada tanggal 27 Januari 2026. Suasana mengaji berlangsung dengan tenang dan khusyuk, menjadikan musho...

Kelompok 41 KKM UIN Malang mengadakan Bimbingan Belajar Tingkat Sekolah Dasar di Gubugklakah

Gambar
           Kelompok 41 KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan bimbingan belajar sebagai ruang sinau bareng yang hangat, kompetitif, tapi tetap menyenangkan. Selama hampir dua minggu, mulai Senin 12 sampai Sabtu 24 Januari, setiap pukul 18.30–20.00, posko cowok yang berada di sebelah MI KH Hasyim Asy’ari kami sulap menjadi ruang belajar bersama anak-anak SD kelas 1 sampai kelas 6. Fokus materinya meliputi IPA, Matematika, Bahasa Inggris, dan PPKN, mulai dari hitungan campuran, pecahan, siklus hujan, perkembangbiakan makhluk hidup, kosakata bahasa Inggris sederhana, sampai wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila.      Konsep mengajarnya sederhana tapi efektif. Media yang kami pakai hanya papan tulis dan spidol, namun dimaksimalkan sebaik mungkin. Kami menerangkan materi dengan cara menulis, membuat skema, bahkan menggambar di papan tulis, supaya anak-anak tidak hanya menangkap materi lewat mendengar, tapi juga lewat melihat. Sec...

Pagelaran Literasi Kelompok 41 KKM UIN Malang sebagai Upaya Penggencaran Minat Baca Anak di MI KH. Hasyim Asy’ari Gubugklakah

Gambar
          Sabtu, 24 Januari 2026, halaman MI KH. Hasyim Asy’ari Gubugklakah terasa berbeda. Buku-buku terbentang di atas tikar, anak-anak duduk melingkar dengan wajah penasaran, dan tawa kecil sesekali terdengar di sela halaman yang dibuka. Hari itu, Kelompok 41 KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan Pagelaran Literasi sebagai ikhtiar sederhana namun serius untuk menggencarkan kembali minat baca dan literasi anak di tengah derasnya arus gadget dan game yang perlahan menggeser kedekatan anak dengan buku. Kegiatan ini lahir dari kegelisahan bersama: anak-anak semakin akrab dengan layar, tetapi semakin jauh dari bacaan. Padahal, literasi adalah pintu awal untuk mengenal dunia, membentuk cara berpikir, dan menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan.          Pagelaran literasi ini dikemas dengan konsep sederhana namun bermakna: membaca bersama, dilanjutkan story telling, lalu pemberian reward sebagai bentuk apresiasi. Ber...

Revitalisasi Permainan Tradisional sebagai Upaya Penguatan Pendidikan Karakter dan Cinta Budaya pada Anak Usia Sekolah Dasar

Gambar
          Berangkat dari keresahan Kelompok 41 KKM UIN Malang Aksara Vardhana melihat anak usia sekolah dasar yang semakin jarang memainkan permainan tradisional dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget, pada Sabtu 24 Januari 2026 kami mengadakan Gebyar Permainan Tradisional. Kondisi ini dinilai berisiko karena penggunaan gawai yang berlebihan dapat membuka pengaruh negatif yang belum sesuai dengan usia anak serta mengurangi interaksi sosial dengan teman sebaya. Dari kegelisahan tersebut kami hadir untuk menghidupkan kembali ruang bermain yang sehat, aman, dan sesuai dengan dunia anak.       Kegiatan ini dikemas dengan suasana gembira, santai, dan menyenangkan melalui berbagai permainan tradisional seperti egrang, yoyo, kelereng, catur, lompat tali, engklek, dan gobak sodor. Kami tidak hanya mendampingi, tetapi juga ikut bermain bersama anak anak untuk menciptakan kedekatan, memperkenalkan kembali permainan yang dulu akrab di kehidup...

Lomba Mewarnai Bertema Anti Bullying sebagai Media Pendidikan Karakter dan Etika Pertemanan di MI KH Hasyim Asy’ari Gubugklakah

Gambar
      Berangkat dari pengalaman mengajar dan berinteraksi langsung dengan murid, Kelompok 41 KKM UIN Malang melihat bahwa isu perundungan bukan sekadar materi yang selesai disampaikan di kelas, tetapi nilai yang perlu terus dihidupkan dalam keseharian anak. Setelah pelaksanaan pendidikan karakter anti bullying di MI KH. Hasyim Asy’ari Gubugklakah pada 21–22 Januari 2026, kelompok ini melanjutkannya dalam bentuk yang lebih visual dan membekas melalui lomba mewarnai bertema anti bullying yang diselenggarakan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini dipilih karena gambar yang dipandang lama, diwarnai dengan kesungguhan, dan disertai pesan moral sederhana diyakini lebih mudah diingat dan dipahami oleh anak usia MI.     Sejak pagi, suasana sekolah terasa berbeda. Murid kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti lomba ini dengan antusias, masing-masing mendapatkan gambar dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan jenjang kelasnya. Semakin tinggi kelas, semakin kompl...