Langkah Kecil KKM 41 UIN Malang di Majelis Ilmu
Berangkat dari arahan langsung kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kelompok 41 KKM turut hadir dan membersamai kegiatan keagamaan masyarakat yakni Muslimat, IPNU, dan IPPNU. Setiap Jumat pukul 14.00, kegiatan Muslimat digelar secara rutin satu kali dalam seminggu. Sementara itu, IPNU dan IPPNU dilaksanakan setiap Jumat malam setelah Maghrib. Tempatnya tidak terpaku pada satu lokasi kadang di masjid, musholla, dan di waktu lain bergantian di rumah para anggota.
Dalam kegiatan Muslimat dilakukan saat siang hari dipenuhi lantunan doa, pembacaan yasin dan tahlil, serta kajian singkat yang disampaikan dengan bahasa sederhana. Jamaah yang mayoritas ibu-ibu mengikuti kegiatan dengan khidmat, sesekali diselingi obrolan ringan yang justru memperkuat rasa kebersamaan. Sementara pada malam hari, IPNU dan IPPNU menghadirkan nuansa yang berbeda. Setelah Maghrib, para remaja dan pemuda berkumpul, membaca shalawat, mengaji, berdiskusi ringan seputar keagamaan, hingga membahas hal-hal positif yang relevan dengan kehidupan anak muda. Kehadiran mahasiswa KKM di tengah-tengah mereka menjadi ruang belajar dua arah: kami belajar memahami masyarakat dan masyarakat mengenal mahasiswa lebih dekat.
Secara sederhana, kegiatan ini berpijak pada landasan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tumbuh melalui kebersamaan dan majelis ilmu. Dalam Islam, aktivitas berkumpul untuk berdzikir dan menuntut ilmu memiliki nilai yang sangat tinggi. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, membaca Kitab Allah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, mereka diliputi rahmat, dinaungi para malaikat, dan Allah menyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya” (HR. Muslim).
Latar belakang keikutsertaan Kelompok 41 dalam kegiatan ini adalah keinginan untuk tidak hadir sebagai “tamu”, melainkan sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. Kegiatan keagamaan yang sudah rutin menjadi pintu masuk paling relevan untuk membangun kedekatan, menumbuhkan rasa saling percaya, dan memahami nilai-nilai lokal yang dijaga warga. Tujuan keikutsertaan kami adalah untuk memperkuat hubungan mahasiswa KKM dengan masyarakat, mendukung keberlangsungan kegiatan keagamaan yang ada, serta menanamkan nilai kebersamaan, religiusitas, dan kepedulian sosial.

Komentar
Posting Komentar