Kegiatan Tadabur Alam Kelompok 41 KKM UIN Malang sebagai Upaya Eksplorasi dan Promosi Potensi Wisata Alam Desa Gubugklakah
Pada Jumat, 2 Januari 2026, Kelompok 41 KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan tadabur alam ke Ledhok Amprong. Kegiatan ini dimulai dari Masjid Baiturrohim Gubugklakah sebagai titik awal perjalanan, kemudian dilanjutkan dengan tracking menyusuri aliran sungai menuju Ledhok Amprong. Selama perjalanan, kami dipandu oleh Lampahklakah dan Pancasuman yang membantu menunjukkan jalur sekaligus memperkenalkan kondisi alam sekitar.
Program kerja tadabur alam ini dipilih karena Desa Gubugklakah memiliki potensi wisata alam yang sangat besar. Sungai yang masih alami, jalur tracking yang menantang, serta destinasi alam seperti Ledhok Amprong menjadi kekayaan desa yang layak untuk dieksplorasi dan diperkenalkan ke masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, Kelompok 41 ingin mengenal potensi desa secara langsung, tidak hanya dari cerita, tetapi dari pengalaman nyata di lapangan.
Tracking dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri sungai, ladang, dan hutan. Sepanjang perjalanan, kami bisa merasakan langsung suasana alam yang tenang dan asri. Setibanya di Ledhok Amprong, kegiatan dilanjutkan dengan tadabur alam sebagai bentuk refleksi dan rasa syukur atas keindahan alam yang dimiliki Desa Gubugklakah. Selain itu, melalui kegiatan ini kita menjadi tahu bahwa Gubugklakah memiliki sumber daya air yang melimpah, lahan pertanian dan perkebunan yang subur, serta kekayaan nabati berupa berbagai jenis tanaman dan vegetasi lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai wisata edukasi dan ekowisata. Keberadaan Ledhok Amprong sebagai destinasi wisata alam semakin menguatkan bahwa potensi desa ini tidak hanya bernilai keindahan, tetapi juga memiliki peluang pengembangan yang berkelanjutan apabila dikelola dengan bijak dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tadabur alam ini tidak hanya berupa perjalanan menyusuri alam, tetapi juga diikuti dengan aksi pendokumentasian dan promosi melalui konten blog serta media sosial. Melalui kegiatan ini, Kelompok 41 KKM UIN Malang bertujuan mengenalkan potensi wisata alam Desa Gubugklakah kepada masyarakat luas, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat kebersamaan antaranggota selama pelaksanaan KKM.
Output dari kegiatan ini tidak hanya berupa dokumentasi dan konten publikasi, tetapi juga pengalaman berharga tentang pentingnya menjaga alam. Melalui tadabur alam ini, kami belajar bahwa alam bukan hanya tempat untuk dinikmati, melainkan juga amanah yang harus dijaga bersama. Kami berharap masyarakat semakin menghargai, mencintai, dan menjaga kelestarian alam Desa Gubugklakah agar potensi wisata yang dimiliki dapat terus lestari dan bermanfaat bagi generasi ke depan.
Komentar
Posting Komentar