Menjalin Silaturahmi: Peran Kelompok KKM 41 "Aksara Vardhana" UIN Malang di Desa Gubugklakah
Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tidak hanya menjadi wadah pengabdian mahasiswa kepada masyarakat Gubugklakah, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun silaturahmi dengan warga sekitar. Sejak awal kedatangan sampai hari Minggu, 28 Desember 2025, anggota KKM 41 UIN Malang melakukan kegiatan sowan ke masyarakat setempat sebagai upaya awal untuk menjalin hubungan yang harmonis melalui sikap ramah, sopan, dan terbuka terhadap adat serta kebiasaan setempat. Hal ini menjadi langkah awal untuk menciptakan rasa saling percaya antara mahasiswa dan masyarakat desa Gubugklakah. Dalam kesehariannya, anggota KKM aktif berinteraksi dengan warga melalui kegiatan masyarakat sekitar seperti diba'an, pengajian, dan kegiatan sosial. Kehadiran mahasiswa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelaksana program kerja saja, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar desa Gubugklakah yang siap mendengar dan belajar dari berbagai pengalaman warga setempat.
Silaturahmi yang terjalin dengan baik memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program KKM 41 karena warga menjadi lebih antusias dan terbuka untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dirancang bersama. Selain itu, hubungan yang erat ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong, sehingga setiap program dapat berjalan dengan lancar dan penuh makna. Melalui silaturahmi tersebut, anggota KKM tidak hanya meninggalkan jejak program kerja, tetapi juga kenangan dan hubungan baik yang diharapkan dapat terus terjaga dengan baik meskipun masa KKM telah berakhir. Kebersamaan antara mahasiswa dan warga desa Gubugklakah menjadi bukti bahwa KKM adalah proses belajar dua arah yang memperkaya pengalaman, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Komentar
Posting Komentar