Kelompok 41 KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Anti Bullying di SDN 2 Gubugklakah
Pada Senin, 12 Januari 2026, Kelompok 41 KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan Sosialisasi Anti Bullying di SDN 2 Gubugklakah pada pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 32 siswa, terdiri dari 10 siswa kelas 4, 6 siswa kelas 5, dan 16 siswa kelas 6. Kehadiran kami disambut dengan baik oleh pihak sekolah, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu bullying yang masih sering terjadi di lingkungan pendidikan di Indonesia. Bullying tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis anak, tetapi juga memengaruhi kepercayaan diri dan perkembangan sosial mereka di masa depan. Oleh karena itu, Kelompok 41 KKM UIN Malang memilih turun langsung ke sekolah untuk memberikan pemahaman sejak dini agar siswa mampu mengenali, menghindari, dan mencegah perilaku bullying. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat ayat 11 yang melarang perbuatan merendahkan dan menyakiti orang lain.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan perkenalan anggota KKM kepada siswa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang meliputi pengertian bullying, pemutaran video animasi ilustratif, penyebab bullying dari sisi pelaku, dampak buruk bullying, serta cara mengatasi dan mencegahnya. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Untuk meningkatkan fokus dan keberanian siswa, kegiatan diselingi dengan ice breaking yang melatih keberanian tampil di depan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan forum group discussion. Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil yang masing-masing berisi lima anak dan didampingi oleh dua anggota KKM. Pada sesi ini, siswa diajak berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai isu bullying, serta mengulang kembali materi yang telah disampaikan. Tujuan dari sesi ini adalah memberikan ruang aman bagi siswa untuk bercerita, merasa didengar, serta memastikan materi dapat dipahami dengan baik. Selain itu, kami juga menggunakan jargon anti bullying agar pesan yang disampaikan lebih mudah diingat oleh anak-anak.
Sebagai penutup kegiatan, siswa diajak membuat Pohon Harapan yang berisi harapan dan cita-cita masing-masing. Kegiatan ini bertujuan melatih siswa agar berani mengekspresikan keinginan dan harapan mereka. Pohon Harapan kemudian diserahkan kepada kepala sekolah sebagai simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying. Selain itu, Kelompok 41 KKM UIN Malang juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada pihak sekolah sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 2 Gubugklakah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bullying, berani bersikap dan berbicara ketika menghadapi perundungan, serta mampu menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah SAW bersabda, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak menzaliminya dan tidak merendahkannya” (HR. Muslim). Pesan ini menjadi penguat bahwa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak adalah tanggung jawab bersama.


Komentar
Posting Komentar